Sejarah singkat stadion Old Trafford

1-old-trafford

Stadion Old Trafford sudah jadi markas Manchester United sejak tahun 1910, dengan sempat terjadinya jeda delapan tahun dari tahun 1941 hingga 1949, setelah stadion sedikit hancur selama pengeboman Perang Dunia II dan juga kembali disempurnakan. Selama masa waktu tersebut, United harus berbagi stadion dengan rival lokal mereka, Manchester City.

Old Trafford merupakan stadion all-seated – setiap penonton memiliki bangku tribun tersendiri – untuk menampung lebih dari 75 ribu fans dan ini merupakan stadion kedua terbesar di Inggris, setelah Wembley di London. Stadion ini juga yang terbesar kesebelas di Eropa. Akan tetapi, awalnya stadion ini dimulai dengan kapasitas 80 ribu penonton dan selama beberapa pengembangan lebih dari 30 tahun terakhir ini angkanya berhasil menyamai angka awanlya kembali. Tempat duduk tambahan ditambahkan ke tribun Utara, Barat dan Timur dan saat ini tribun tambahan juga tengah ditambahkan ke tribun Selatan yang diperkirakan akan menambah kapasitas menjadi leibh dari 90 ribu penonton.

Stadion Old Trafford dbangun oleh seorang pengusaha anggur kaya, John henry Davies yang juga sempat menangani klub dan menyelamatkannya dari kebangkrutan. Di tahun 1909 Davis memutuskan bahwa Bank Street Stadium, dengan tanahnya yang buruk, bau dari pabrik terdekat dan lumpur yang membuat sulit bermain dan tidak cocok bagi tim yang telah memenangkan FA Cup saat itu dan memutuskan untuk mendonasikan uangnya untuk membangun sebuah stadion khusus bagi mereka.

Setelah mencari banyak tempat yang baik, dia menentukan lokasi yang kita kenal saat ini. Stadion ini pada awalnya direncanakan memiliki kapasitas 100 ribu penonton, akan tetapi, karena kurangnya dana maka angka itu dikurangi seperti yang telah disebutkan sebelumnya menajdi 80 ribu saja.

Bagi banyak fans Manchester United, Old Trafford merupakan simbol dari tim mereka, sama seperti warna merah dan kuning mereka. Ini adalah tempat suci bagi mereka dan jika stadion ini terus berkembang maka tempat ini juga punya potensi untuk menjadi simbol sepak bola di Inggris.